Hati-hati dengan Partisi Harddisk
Ditulis oleh galihyonk di/pada Maret 31, 2008

Yah saya baru saja mengalami musibah yang fatal dan terpaksa merelakan data-data dalam kompie. Awal mula cerita adalah kompieku aku dual booting antara Ubuntu dan Windows XP. Setelah sekian lama mereka bekerja sama dalam satu kompie, akhirnya sang Harddisk memutuskan untuk mengakhiri jalinan asmara antara Windows XP dan Ubuntu. Sungguh ironis memang, karena aku membutuhkan keduanya untuk menyinauni komputer.
Karena aku merasakan semakin lambatnya kerja si kompie, aku memutuskan untuk menginstall ulang si dia. Akan tetapi alamak, nasi belum menjadi bubur. Si kompie rewel dan ndak mau di install Windows XP trus maunya menjalin asmara dengan Linux Ubuntu. Muncul tulisan Error Loading Operating System saat mo booting. Yah karena aku ndak mampu mengatasi masalah ini, aku segera meluncur ke dealer Service Centre untuk memperbaiki masalah ini. Begini jawabanya, “ini biasanya adalah masalah Partisi harddisk mas, kemudian harddisknya harus dikembalikan ke awal lagi”. Hya, berarti aku harus merelakan data-data dan segalanya uang telah aku kumpulkan selama ini. Tapi ya ndak pa2 lah dari pada si dia ndak bisa dipake lagi. Dan akhirnya setelah menunggu 15 menitan, proses set ulang harddisk pun selesai dan aku harus mengubur semua kenanganku dengan AOE dsb. Tapi alhamdulillah sekarang si kompie sudah sehat wal afiat seger buger tentrem karto rahardjo.
Hati-hati dengan partisi harddisk, dan segera lakukan back up data apabila ada tanda-tanda yang mencurigakan. Lakukan perawatan juga terhadap harddisk anda.




f berkata
semoga di masa depan ga ada masalah lagi mas..amin…:)
gajah_pesing berkata
aku yo nate… tapi gak masalah, mergane mung 8 GB, hihihihi
badroen berkata
wah grub loadermu mbosok Yong …
bener we wis nyang tukang reparasi, ojo nyang aku jeh
nek nyang aku tak jaluki traktiran ngopi sewulan suntuk
=))
andit@physics berkata
udah coba boot pake dos, trus fdisk /mbr ?????
simpel, balikin mbr nya via fdisk.
atau boot pake knoppix, mount semua partisi, aktifkan samba, kirim file data ke pc lain.